Vendor Outbound Batu Malang

Gus Riza Sahlan Siroj Resmi Pimpin FKMT Kabupaten Kediri, Siap Hadirkan Dakwah Digital bagi Gen Z

Alam

17/07/2026

3
Min Read
Gus Riza Sahlan Siroj Resmi Pimpin FKMT Kabupaten Kediri
Gus Riza Sahlan Siroj Resmi Pimpin FKMT Kabupaten Kediri

Daftar isi artikel ...

KEDIRI, ARUS JATIM – Lanskap dakwah di Kabupaten Kediri bersiap memasuki babak baru yang lebih inklusif dan modern. Hal ini ditandai dengan pengukuhan kepengurusan Forum Komunikasi Majelis Ta’lim (FKMT) Kabupaten Kediri yang berlangsung khidmat. Langkah strategis ini sekaligus menjadi simbol sinergi besar antar-ormas Islam di Bumi Panjalu.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri H. Achmad Faiz, S.Ag., M.H.I. Hadir pula pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, serta jajaran pimpinan ormas Islam, mulai dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, hingga LDII.

Nakhoda FKMT Kabupaten Kediri kini resmi diamanahkan kepada tokoh muda progresif, Gus Riza Sahlan Siroj. Usai dikukuhkan, Gus Riza menegaskan bahwa FKMT akan menjadi wadah silaturahmi akbar yang melebur sekat-sekat perbedaan.

“FKMT ini menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh ormas, baik itu NU, Muhammadiyah, LDII, maupun Al Irsyad. Kita jadikan wadah bagi seluruh majelis ta’lim untuk menjadi tempat bertumbuh-kembangnya masyarakat Kediri yang berakhlak,” ujar Gus Riza optimistis.

Tugas besar kini menanti Gus Riza dan jajarannya. Kemenag Kabupaten Kediri mencatat ada sekitar 1.387 majelis ta’lim yang tersebar di pelosok daerah. FKMT hadir untuk menyamakan persepsi dakwah agar ribuan majelis tersebut mampu bergerak adaptif, transformatif, dan bersinergi kuat dengan pemerintah. Untuk mematangkan langkah tersebut, FKMT segera menggelar Rapat Kerja (Raker) dalam waktu dekat.

Baca juga: Sinergi Lintas Sektor, Bulog Kediri Lampaui Target Serapan Gabah 73 Ribu Ton

Di bawah kepemimpinan Gus Riza, FKMT berkomitmen untuk tampil dinamis. Menghadapi era Society 5.0, pihaknya siap melakukan lompatan besar dalam metode syiar. Dakwah tidak lagi terbatas pada kegiatan konvensional dari masjid ke masjid, melainkan mulai bergerak masif di jagat maya.

FKMT secara khusus membidik Generasi Z dan Generasi Alpha sebagai target audiens. Menurut Gus Riza, salah satu tantangan terbesar generasi saat ini adalah mulai menipisnya respek sosial. Karena itu, pendekatan digital yang ramah dan relevan menjadi kunci.

“Dakwah hari ini tidak hanya dari masjid ke masjid, tetapi juga menyasar media sosial. Kita belajar bersama melihat tren dakwah digital yang sedang merebak saat ini, seperti Majelis Roblox Indonesia atau Majelis ML (Mobile Legends) Indonesia yang sedang viral,” beber Gus Riza.

Langkah akomodatif ini pun mendapat apresiasi penuh dari berbagai ormas. Pihak Muhammadiyah Kediri menyatakan dukungan penuh dan berharap FKMT mampu menjadi motor penggerak sinergi program taklim yang nyata di masyarakat.

Senada dengan hal itu, pihak Kemenag Kabupaten Kediri menilai kehadiran FKMT yang merangkul seluruh elemen ormas ini merupakan angin segar. Ke depan, kehidupan keagamaan di Kabupaten Kediri diharapkan semakin kondusif, harmonis, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemaslahatan umat.

Provider Rafting Batu Malang

Related Post