Vendor Outbound Batu Malang

Bukan Cuma Bakso, Ini 5 Kuliner Berkuah Malang yang Cocok Dinikmati Saat Udara Dingin

Alam

05/07/2026

5
Min Read
Semangkuk rawon kuah hitam kluwek dengan nasi dan kerupuk udang
Semangkuk rawon kuah hitam kluwek dengan nasi dan kerupuk udang

Suhu dingin yang melanda Kota Malang dalam beberapa pekan terakhir membuat warga mencari menu hangat sebagai teman makan.

Selain bakso yang selama ini jadi andalan, kuliner berkuah Malang punya banyak pilihan lain, mulai dari rawon, soto, coto Makassar, sop buntut, hingga wedang ronde yang tersebar di berbagai titik kota.

Fenomena suhu dingin di Malang dikenal dengan istilah bediding, yakni kondisi udara yang terasa menusuk saat musim kemarau akibat kombinasi udara kering, langit cerah, dan pelepasan panas bumi pada malam hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena ini akan berlangsung hingga September 2026, dengan suhu di wilayah Malang berpotensi berada di kisaran 15 derajat Celsius pada malam hingga dini hari.

Kondisi itulah yang membuat permintaan makanan dan minuman hangat berkuah di Kota Malang cenderung naik, terutama menjelang malam. Berikut lima rekomendasi kuliner berkuah Malang yang bisa dicoba selain bakso.

Apa saja rekomendasi kuliner berkuah Malang selain bakso?

Lima kuliner berkuah Malang yang direkomendasikan untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin adalah rawon, soto Boyolali, coto Makassar, sop buntut, dan wedang ronde. Kelimanya tersebar di kawasan Klojen hingga Kedungkandang, Kota Malang.

  • Rawon Rampal, kuah kluwek gurih dengan daging sapi empuk
  • Spesial Soto Boyolali SSb Hj. Hesti Widodo, kuah bening dengan kaldu sapi
  • Coto Makassar Widodaren 9, kuah cokelat kental khas Sulawesi Selatan
  • Iga Bakar & Sop Buntut Sam Nawi, kuah bening dengan buntut empuk
  • Ronde Titoni, wedang jahe hangat dengan isian kacang dan kolang-kaling

Di mana lokasi Rawon Rampal dan Soto Boyolali di Kota Malang?

Rawon Rampal berlokasi di Jalan Panglima Sudirman Nomor 71A, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan buka setiap hari pukul 07.00 sampai 14.00 WIB. Kuah hitam dari kluwek pada rawon ini disajikan bersama empal goreng, telur asin, sambal, tauge pendek, dan kerupuk udang sebagai pelengkap.

Adapun Spesial Soto Boyolali SSb Hj. Hesti Widodo berada di Jalan Raya Langsep Nomor 4, Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dengan jam operasional pukul 06.00 sampai 21.00 WIB.

Soto ini memakai kuah bening dari kaldu sapi yang dimasak dalam waktu lama, berisi irisan daging sapi, bihun, tauge, seledri, dan bawang goreng.

Baca juga: Tiket Presale Preston Fest Live 2026 Ludes, Ini Update Line-Up dan Cara Beli Tiket Terbaru

Coto Makassar Widodaren 9 Kota Malang

Apa keunggulan Coto Makassar dan sop buntut di Malang?

Coto Makassar Widodaren 9 menawarkan kuah berwarna cokelat kental yang kaya rempah dan cocok disantap saat udara dingin. Rumah makan ini beralamat di Jalan Widodaren Nomor 9, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, buka pukul 10.00 sampai 20.30 WIB, dengan menu tambahan pallubasa dan sop saudara.

Sementara itu, Iga Bakar & Sop Buntut Sam Nawi di Jalan D. Limboto Barat Nomor A4 B20, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyajikan sop buntut berkuah bening dengan potongan buntut sapi yang empuk.

Tempat ini buka pukul 12.00 sampai 21.00 WIB dan juga menyediakan iga bakar bagi pengunjung yang ingin variasi menu bakaran.

Ronde Titoni

Apa minuman hangat yang pas dinikmati saat malam dingin di Malang?

Wedang ronde menjadi pilihan minuman hangat yang cocok dinikmati saat malam di Kota Malang mulai terasa dingin. Ronde Titoni, salah satu penjual wedang ronde legendaris di kota ini, menyajikan kuah jahe hangat dengan isian kacang, roti, dan kolang-kaling.

Ronde Titoni berlokasi di Jalan Zainul Arifin Nomor 17, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan buka setiap hari pukul 18.00 sampai 00.00 WIB. Taburan kacang tanah pada wedang ronde ini menambah cita rasa gurih di tengah rasa manis dan hangat kuahnya.

Mengapa suhu Malang mendukung tren wisata kuliner berkuah?

Suhu udara Malang yang lebih rendah dibanding daerah lain di Jawa Timur dipengaruhi oleh faktor geografis wilayahnya.

Kota Malang berada di dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata 400 hingga 600 meter di atas permukaan laut, sedangkan Kota Batu bahkan mencapai lebih dari 700 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut, sehingga semakin tinggi elevasi suatu wilayah maka suhunya semakin rendah.

Kondisi iklim tahunan Kota Malang juga tercatat memiliki karakteristik sejuk secara historis. Berdasarkan data Pemerintah Kota Malang, rata-rata suhu udara di kota ini berkisar antara 22,7 hingga 25,1 derajat Celsius sepanjang tahun, dengan suhu minimum dapat mencapai 18,4 derajat Celsius.

Kombinasi suhu sejuk sepanjang tahun dan fenomena bediding musiman inilah yang membuat kuliner berkuah Malang selalu punya peminat, mulai dari kalangan warga lokal hingga wisatawan yang berkunjung ke kota ini.

Kuliner berkuah Malang menawarkan variasi rasa di luar bakso, mulai dari rawon kluwek, soto bening, coto Makassar, sop buntut, hingga wedang ronde.

Kelima kuliner berkuah tersebut tersebar di kawasan Klojen dan Kedungkandang, Kota Malang, dengan jam operasional yang bervariasi dari pagi hingga tengah malam.

Suhu dingin akibat fenomena bediding yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026 membuat menu-menu berkuah hangat ini menjadi pilihan favorit warga Malang untuk menghangatkan tubuh.

Tabel Ringkasan Kuliner Berkuah Malang

Nama Kuliner Jenis Kuah Alamat Jam Operasional
Rawon Rampal Kuah kluwek gurih Jl. Panglima Sudirman No. 71A, Klojen 07.00-14.00 WIB
Spesial Soto Boyolali SSb Hj. Hesti Widodo Kuah bening kaldu sapi Jl. Raya Langsep No. 4, Bareng, Klojen 06.00-21.00 WIB
Coto Makassar Widodaren 9 Kuah cokelat kental Jl. Widodaren No. 9, Kauman, Klojen 10.00-20.30 WIB
Iga Bakar & Sop Buntut Sam Nawi Kuah bening buntut sapi Jl. D. Limboto Barat No. A4 B20, Sawojajar, Kedungkandang 12.00-21.00 WIB
Ronde Titoni Wedang jahe hangat Jl. Zainul Arifin No. 17, Sukoharjo, Klojen 18.00-00.00 WIB
Provider Rafting Batu Malang

Related Post